Langsung ke konten utama

Babinsa Kodim 0411/LT Selalu Ada di Tengah-tengah Kegiatan Masyarakat

  


Warta Babinsa 0411

Babinsa Kampung Sendangrejo Koramil 411-15/Kalirejo Sertu Een Setiyono mendampingi kegiatan penyutikan imunisasi BCG terhadap 63 balita oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas  di halaman Balai Kampung Sendangrejo Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lamteng. Jumat (28/08/20)

Imunisasi BCG merupakan salah satu imunisasi yang wajib diberikan pada bayi. Fungsinya adalah untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC) atau yang sekarang dikenal dengan sebutan TB.


BCG merupakan kepanjangan dari Bacillus Calmette-Guérin. Pemberian imunisasi BCG pada bayi di Indonesia umumnya dilakukan pada bayi yang baru lahir dan dianjurkan paling lambat diberikan sebelum bayi berusia 3 bulan.

Bagi bayi yang akan diberikan imunisasi BCG setelah usia 3 bulan, harus dilakukan tes tuberkulin terlebih dulu. Tes tuberkulin (tes Mantoux) dilakukan dengan cara menyuntik protein kuman TB (antigen) pada lapisan kulit lengan atas. Kulit akan bereaksi terhadap antigen, bila sudah pernah terpapar kuman TB. Reaksi tersebut berupa benjolan merah pada kulit di area penyuntikan.


Vaksin BCG terbuat dari bakteri tuberkulosis yang telah dilemahkan dan tidak akan menyebabkan penerima vaksin menjadi sakit TB. Bakteri yang digunakan adalah Mycobacterium bovine, yang paling mirip dengan bakteri penyebab tuberkulosis pada manusia. Pemberian vaksin ini akan memicu sistem imun untuk menghasilkan sel-sel yang dapat melindungi kita dari bakteri tuberkulosis. Imunisasi BCG sangat efektif mencegah penyakit tuberkulosis, termasuk jenis yang paling berbahaya yaitu meningitis TB pada anak.

Tuberkulosis tidak hanya berisiko menyebabkan infeksi paru-paru, tapi juga dapat menyerang bagian tubuh lain seperti sendi, tulang, selaput otak (meningen), dan ginjal. Tuberkulosis sangat berbahaya dan mudah menyebar melalui cipratan air liur, lewat bersin atau batuk, yang tanpa sengaja terhirup oleh orang lain.


Meski hampir serupa dengan cara penyebaran pilek atau flu, tuberkulosis umumnya memerlukan waktu kontak lebih lama sebelum seseorang dapat tertular. Karena itu, anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita TB memiliki peluang lebih tinggi untuk tertular.

Setelah mendapat imunisasi BCG, tidak perlu panik apabila muncul seperti luka melepuh di area suntikan. Tidak jarang, luka tersebut terasa sakit dan lebam selama beberapa hari.

Setelah 2-6 minggu, titik suntikan dapat membesar hingga berukuran hampir 1 cm, dan mengeras karena cairan yang berada di permukaan mengering. Kemudian, akan meninggalkan bekas luka yang kecil. Sebagian orang mungkin akan mengalami bekas luka yang lebih berat, tapi umumnya akan sembuh setelah beberapa minggu.

BCG sangat jarang menimbulkan efek samping berupa reaksi alergi anafilaktik. Tapi tetap lebih baik untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan jika timbul alergi. Untuk mewaspadai efek samping yang berbahaya, vaksinasi harus dilakukan oleh dokter atau petugas medis yang mengetahui penanganan alergi dengan tepat.


Dosis imunisasi BCG sebanyak 0,05 ml untuk bayi di bawah usia satu tahun. Umumnya penyuntikan imunisasi BCG dilakukan pada lengan bagian atas. Lengan bagian tersebut tidak boleh diberikan imunisasi lain, minimal selama tiga bulan.

Meski tergolong imunisasi wajib, ada beberapa kondisi bayi yang membuat pemberian imunisasi BCG perlu ditunda, seperti demam tinggi, infeksi kulit, HIV positif, dan belum mendapat penanganan, pengobatan kanker atau kondisi lain yang memperlemah sistem imunitas, diketahui mengalami reaksi anafilaktik terhadap imunisasi BCG dan pernah terkena tuberkulosis, atau tinggal serumah dengan penderita tuberkulosis.

Imunisasi BCG merupakan tindakan yang penting untuk melindungi kesehatan bayi. Namun, perhatikan pula kondisi bayi sebelum melakukan imunisasi. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan solusi terbaik. (DL)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HOAX yang mengatasnamakan Dandim 0411/KM

Warta Babinsa 0411 Beredar Surat Edaran Pengadaan Program Packing yang mengatasnamakan Dandim 0411/Kota Metro. Sabtu (08/11/2025) Dalam surat tersebut berkopstukan logo Kartika Eka Paksi dan bertuliskan Dinas Pengadaan Barang/ Jasa Logistik Tentara Nasional Indonesia Komando Distrik Militer (Kodim) 0411/Metro.  Padahal Satuan Kodim dan Dinas Pengadaan adalah satuan yang sangat berbeda, terlebih lagi diedaran tersebut dituliskan Kodim 0411/Metro, adapun penulisan yang benar adalah Kodim 0411/Kota Metro. Kejanggalan yang sangat signifikan adalah tujuan dari surat edaran tersebut, yakni dimaksudkan untuk keperluan pemesanan perlengkapan kantor, namun isinya memuat permintaan bahan makanan. Terakhir surat ditutup dengan tulisan nama satuan yang salah dan stempel satuan palsu atau bukan stempel resmi satuan. Bahkan nama yang tertera tidak disertai pangkat, korp dan N R P yang menandatanganinya. Dandim 0411/Kota Metro Letkol Inf Noval Darmawan,S.H.,M.I.P. mengimbau kepada masyarakat agar...

Serka Edi Sumpomo dan Sertu I. Made Gemuh Ikuti Kegiatan Donor Darah dalam Rangka Harlah ke 95 Nahdlatul Ulama

Warta Babinsa 0411 Serka Edi Sumpono dan Sertu I Made Gemuh Babinsa Koramil 411-06/Seputih Raman mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke 95 di Sekretariat PAC Ansor Seputih Raman. Minggu (31/01/2021) Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI I  Komang Koheri,S.E., Wakil Bupati Lamteng  terpilih dr. H. Ardito Wijaya, Danramil 411-06/SR Kapten Inf Suprobo diwakili Serka Edi Sumpono, Kapolsek Seputih Raman diwakili Aipda Dewo, Kakam Rukti Harjo Hi. Gunawan,S.H.I., Toga Islam Bakat, Toga Hindu Ketut S. dan Toga Kristen Sunaryo Seperti diketahui NU telah memberi warna dalam dinamika politik di Negara Indonesia, NU tercatat ikut dalam politik praktis dimulai sekitar tahun 1955 dan telah menyatukan banyak suara Muslim. NU pun mampu meraih suara cukup besar di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, sehingga mengantarkan pasangan Musa-Dito sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2021-2025. (DL)

Tingkatkan Wasbang dan Disiplin, Babinsa Kodim 0411/KM Bekali Siswa-siswi Baru di Wilayah Binaan

Warta Babinsa 0411 Babinsa Koramil jajaran Kodim 0411/KM bekali ilmu kedisiplinan dengan memberikan materi Wawasan Kebangsaan, kedisiplinan, latihan PBB, PPM dan Outbond kepada siswa siswi sekolah di wilayah binaan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Rabu (20/07/2022).  Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Sekolah-sekolah yang ada di Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah dengan tujuan meningkatkan wawasaan kebangsaan, kedisiplinan dan terampil kepada para siswa baru sehingga terbentuk SDM yang berkualitas dan kompetensi. Seperti yang dilaksanakan oleh salah satu Koramil jajaran Kodim 0411/KM di SMA dan STM PARAMARTA Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lamteng, Babinsa Koramil 411-07/SB Sertu B. Eko Wiyono dan Kopda Arif Fianto membekali siswa-siswi baru Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan materi wasbang dan permildas. Sertu B. Eko Wiyono disela kegiatan memberikan materinya, menyampaikan tentang pentingnya kedisiplinan dan keuletan bagi siswa dan si...